Sekretaris Cantik Berjilbab

croott….  crootttt… croooottttt!!! air mani muncrat mengenai sekujur wajah Gadis berjilbab itu,  melihat hal tersebut yang lain pun tak mau ketinggalan dan bergantian  mengocok-ngocok kontolnya cepat-cepat diwajah dan mulut Sari,  hingga berakhir dengan semprotan air mani diwajahnya. Bahkan tak sedikit  mengeluarkan airmani nya didalam mulut Sari, lalu memaksa Gadis berjilbab itu untuk  menelannya..

Misye Sari, yang biasa dipanggil Sari, seorang wanita cantik berusia 23 tahun. Sari bekerja disalah satu perusahaan pariwisata muslim yang cukup  terkenal sebagai sekretaris. Sebagai seorang muslim, Sari sangat taat. Ia selalu memakai jilbab besar, blouse longgar lengan panjang, dan rok panjang yang juga longgar. Namun itu tak mampu sempurna menutupi keindahan tubuhnya yang cukup sintal dan berisi, didukung  dengan sepasang gunung kembar berukuran 36B yang terlihat samar dari balik bajunya. Apalagi wajahnya yang cantik, membuat setiap pria yang berpikiran kotor ingin sekali merenggut lepas semua bajunya, dan menjamahi tubuhnya yang seolah-olah dijaga dari mata mereka. Seperti biasa setiap hari Gadis berjilbab itu pergi ke kantornya di bilangan Roxi Mas,  yang tanpa disadarinya ia dibuntuti sekelompok pemuda iseng yang hendak  menculiknya. Mereka sangat bernapsu untuk mencicipi keindahan tubuh Sari yang lugu.

Sudah beberapa hari para pemuda itu mempelajari kebiasaan Sari pergi dan  pulang kantor. Dan hari itu mereka sudah menyusun rencana yang matang  untuk menculik Gadis berjilbab itu. Tiba-tiba dijalan yang sepi taksi yang ditumpangi  Sari dicegat secara tiba-tiba, dan sambil mengancam sopir taksinya,  mereka langsung menyeret Gadis berjilbab itu masuk kedalam mobil mereka, dan tancap gas  keras-keras, hingga akhirnya mobil mereka larikan kearah pinggir kota,  dimana teman-teman mereka yang lain sudah menunggu disebuah rumah yang  sudah dipersiapkan untuk ‘mengerjai’ Sari.

Didalam mobil Sari diapit oleh dua orang pemuda berkulit hitam, sedangkan  yang dua lagi duduk dikursi depan. Sari sudah gemetaran karena takut, dan  benar-benar tidak berdaya ketika dua orang yang mengapitnya  memegang-megang tubuhnya yang sintal dan putih itu. Dua pasang tangan  hitam bergentayangan disekujur tubuhnya, yang kebetulan pada hati itu  Gadis berjilbab itu mengenakan rok panjang lebar, dengan atasan blouse putih krem  yang juga longgar.

Dengan leluasa disepanjang jalan tangan-tangan jahil tertersebut  bergentayangan dibalik rok Sari sambil meremas-remas paha putih mulus dari luar roknya, hingga akhirnya mereka tiba dirumah tersebut, dan mobil langsung  dimasukkan kedalam garasi dan rolling doorpun langsung ditutup  rapat-rapat. Sari yang sudah terikat tangan dan kakinya, serta mulut  tersumpal dan mata ditutup saputangan digendong masuk kedalam ruang tamu,  dan didudukkan disofa yang cukup lebar.

Ikatan tangan, kaki, mulut dan mata Sari dibuka, dan alangkah terkejutnya  ia sekitar tiga puluh pemuda yang hanya memakai cawat memandanginya dengan  penuh nafsu seks. Tanpa menunggu lebih lama lagi, Gadis berjilbab itu pun mulai dikerjai  oleh mereka. Sari yang sudah tidak berdaya itu hanya bisa duduk bersandar  di sofa dengan lemas ketika salah seorang lelaki mulai membuka kancing  blouse-nya satu persatu hingga blouse putih tersebut dicopot dari tubuh  sintalnya itu.

Beberapa orang lagi berusaha membuka rok merah Sari hingga Gadis berjilbab itu pun  akhirnya hanya memakai bra hitam serta celana dalam nylon berwarna hijau  muda. Jilbab lebarnya dibiarkan terus terpakai, sehingga membuat dirinya terlihat makin lugu menggairahkan. spontan saja  para pemuda berandal tersebut langsung terlihat ereksi dengan kerasnya.  Celana dalam Sari pun langsung buru-buru dilepas dan menjadi rebutan  untuk mereka.

Sari dipaksa duduk dengan mengangkang lebar-lebar, hingga memek-nya yang  ditumbuhi rambut-rambut halus itu terlihat dengan jelas, dan mereka pun  bergantian menjilati serta menghisap-hisap bibir memek Gadis berjilbab itu dengan  nafsunya. Kepala mereka terlihat tenggelam diantara kedua pangkal paha  Sari, sementara yang lainnya bergantian meremas-remas kedua gunung kembar  Gadis berjilbab yang montok itu. Kop BH Sari diturunkan ke bawah hingga kedua  gunung kembarnya muncul bergelayutan dengan indahnya, dan menjadi  bulan-bulanan pemuas nafsu untuk mereka.

Tidak puas dengan hanya meremas-remas saja, beberapa orang mulai mencoba  untuk mengisap-ngisap puting susu gunung kembar Sari yang ranum itu,  hingga akhirnya Gadis berjilbab itu pun dipaksa oral seks untuk mereka. Bergantian  mereka memaksa Sari untuk mengulum-ngulum kontol mereka keluar  masuk mulutnya. Kepala Sari yang masih terbalut jilbab dipegangi dari arah belakang hingga tidak  bisa bergerak, sementara itu yang lain bergantian mengeluar-masukkan  kontol mereka dimulut Gadis berjilbab yang seksi itu hingga mentok kepangkal  paha mereka.

Kontol yang rata-rata panjangnya 17 senti itu terlihat masuk semua  kedalam mulut Sari, hingga mencapai kerongkongannya. Tak ketinggalan  Sari pun dipaksa untuk ‘mencicipi’ buah zakar mereka secara bergantian.  Sepasang buah sakar tampak terlihat dikulum Sari hingga masuk semua  kedalam mulutnya yang mungil itu. Wajah Sari yang cantik itu bergantian  ditekan-tekan diselangkangan para pemuda berandal tersebut hingga buah  sakar mereka masuk semua kedalam mulutnya.

Setelah puas dengan acara ‘pemanasan’ tersebut Sari pun dipaksa tiduran  diatas kanvas diruang tamu tersebut dan dengan paha yang mengangkang  lebar, kontolpun mulai keluar masuk memek Gadis berjilbab yang masih ‘rapat’  itu, mereka dengan tidak sabarnya bergantian menjajal memek Sari dengan  kontol mereka yang rata-rata panjang dan besar itu. Bagi yang belum  kebagian jatah terpaksa memainkan-mainkan kontolnya diwajah dan mulut  Gadis berjilbab itu.

SEMUA KARYA CIPTAAN INI HANYALAH FIKSI, DAN EDITAN DARI SEBUAH KARYA YANG BERJUDUL SAMA. TIDAK BERMAKSUD MENYUDUTKAN GOLONGAN TERTENTU, SEMATA-MATA HANYA ISENG DAN KARENA MENYUKAI SEMUA JENIS GADIS, JUGA YANG BERJILBAB. (PEN.)

Beberapa orang dengan nafsunya memukul-mukulkan kontolnya di wajah  Sari sambil mendesah-desah dengan nafsu. Bosan dengan gaya tiduran, Sari  dipaksa duduk di sofa lagi dengan paha mengangkang lebar dan kembali ‘di  embat’ bergantian, sementara bibir Gadis berjilbab itu tetap sibuk dipaksa mengulum  kontol yang tampak mengkilat karena air liur Sari yang menempel di  kontol tersebut.

Sementara para pemuda yang mendapat giliran mengocok memek Sari tampak  sangat bersemangat sekali hingga bunyi kontol yang keluar masuk  memek Gadis berjilbab itu terdengar sangat jelas. Hampir dua jam sudah Sari  “digilir” dengan intensif oleh puluhan pemuda tersebut, hingga akhirnya  satu persatu mulai berejakulasi. Tiga puluh pemuda mengantri Sari untuk  berejakulasi diwajah Gadis berjilbab yang cantik itu. Saat pemuda terakhir mengeluarkan kontolnya dari memek Sari, terlihatkah bahwa memek Sari sudah basah kuyup oleh darah keperawanan dan cairan kewanitaan Sari yang mengalir deras. Ternyata, sari secara tak sadar menikmati perlakuan kasar yang ia terima.

Dimulai oleh empat orang berdiri mengelilingi Sari dengan kontol  menempel disekitar wajah Sari yang cantik. Sementara seorang lagi  mengocok memek Gadis berjilbab itu dengan nafsunya, hingga akhirnya ia tak tahan lagi  dan mencabut kontolnya dari memek Sari, dan…. croott….  crootttt… croooottttt!!! air mani muncrat mengenai sekujur wajah Gadis berjilbab itu,  melihat hal tersebut yang lain pun tak mau ketinggalan dan bergantian  mengocok-ngocok kontolnya cepat-cepat diwajah dan mulut Sari,  hingga berakhir dengan semprotan air mani diwajahnya. Bahkan tak sedikit  mengeluarkan airmani nya didalam mulut Sari, lalu memaksa Gadis berjilbab itu untuk  menelannya.

Sekitar dua puluh menit, wajah Sari dihujani ‘air mani’ yang kental itu,  hingga Gadis berjilbab itu terlihat basah kuyub oleh sperma hingga jilbabnya basah kuyup oleh sperma dan gunung kembarnya terlihat mengkilat oleh basahnya sperma puluhan pemuda  berandal tersebut.

Part II

Jam menunjukkan pukul jam satu siang, dan Sari pun baru selesai  ‘dikerjain’ oleh mereka, dan terlihat lemas tak berdaya dengan muka yang  masih belepotan sperma. Tiga orang pemuda melepas jilbab sari dan membawa Sari kedalam kamar  mandi yang terlihat sangat mewah, lalu memandikan Sari dengan air hangat  serta sabun cair yang sangat wangi. Sari disuruh tiduran sambil direndam  air hangat, sementara ketiga pemuda tersebut bergantian menyabuni tubuh  Sari yang putih sintal itu dengan bernafsu, sambil sesekali meremas-remas  selangkangan dan gunung kembar Sari yang terasa licin oleh sabun  tersebut. Hingga akhirnya ketiga pemuda tersebut sudah tidak tahan lagi  dan Sari pun diperkosa lagi didalam kamar mandi itu.

Mereka mengeluarkan Sari dari bak rendam, dan dibawah pancuran air hangat  Sari dipaksa nungging, dan dua pemuda bergantian menyetubuhi Sari dari  arah belakang, sedangkan yang satunya mengeluarmasukkan kontolnya di  mulut Sari, sambil memegangi rambut Sari hingga kepala Sari tidak dapat  bergerak. Setengah jam sudah Sari ‘diobok-obok’ didalam kamar mandi, dan  diakhiri dengan meyemprotkan air mani masing-masing didalam mulut Sari,  dan tiga porsi air mani itu dalam sekejap sudah pindah kedalam mulut  Sari, dan sisa-sisa sperma masih terlihat berceceran disekitar wajah  Sari yang putih itu.

Part III

Selesai dimandikan, Sari kembali didandani hingga terlihat sangat cantik.  Bra hitamnya yang berukuran 36B dan sebuah jilbab besar baru yang sudah disiapkan kembali dipasangkan. Celana dalam  nylon Sari sudah raib jadi rebutan, hingga memek Gadis berjilbab itu dibiarkan  terlihat, sementara beberapa pemuda berandal itu sibuk menjepretkan kamera  digitalnya kearah Sari. Gadis berjilbab itu dipaksa berpose dengan berbagai gaya yang  sensual, mulai dari adegan membuka bra nya sendiri hingga duduk  mengangkang sambil memasukkan batangan ketimun kedalam memeknya.

Puas mengambil berbagai pose Sari, seorang pemuda mengambil dua gelas  minuman dari dalam kulkas dan sepotong hamburger untuk Sari. Dan betapa  terkejutnya Gadis berjilbab itu ketika tahu bahwa dua gelas minuman tersebut adalah  sperma yang sudah disimpan berhari-hari di dalam kulkas. Seorang pemuda  lagi mengambil suntikan besar tanpa jarum. Sari dipaksa membuka mulut  lebar-lebar, sementara salah seorang menyedot sperma dalam gelas tersebut  dengan suntikan besar itu, kemudian menyuntikkannya kedalam mulut Gadis berjilbab itu,  hingga tertelan langsung kedalam tenggorokkannya. Mereka dengan brutalnya  bergantian menyuntikkan ‘air mani basi’ itu ke mulut Sari hingga habis  satu gelas penuh. Masih sisa satu gelas lagi, dan hamburger untuk Sari  pun diolesi penuh dengan sperma tersebut, dan Gadis berjilbab itu pun dipaksa makan  hingga habis. Sisa sperma sebanyak setengah gelas terpaksa disedot Sari  dengan sedotan hingga tandas tak bersisa.

Selesai ‘memberi makan’ Sari, mereka kembali mengantri Gadis berjilbab itu. Namun kali  ini Sari tidak disetubuhi, mereka hanya memaksa Sari mengulum-ngulum  kontol mereka dimulut Gadis berjilbab itu, serta mengocok-ngocoknya dengan kedua  tangan Sari yang lentik itu. Tiga puluh kontol kembali bergantian  dikulum-kulum Sari, sementara yang lainnya memaksa Sari menggenggam  kontolnya dengan kedua tangannya, yang lainnya lagi sibuk  memain-mainkan alat kelaminnya diwajah dan jilbab Sari. Hingga akhirnya  Sari kembali dihujani puluhan porsi sperma segar di wajah dan mulutnya.  Pertama kali sperma muncrat dari lubang kontol tepat didepan wajah Gadis berjilbab itu  hinggga tepat mengenai dahi hingga bibir Sari, yang lainnya pun ikut  menyusul hingga puluhan semprotan sperma berhamburan diseluruh wajah Sari  yang cantik itu. Sementara itu dua orang pemuda dari kiri dan kanan Sari  menyendoki air mani yang bertetesan di wajah Gadis berjilbab itu, lalu menyuapinya  hingga mereka puas.