Diperkosa Di karaoke

“Crok.. crok.. crok..” bunyi batang kejantanan Benny menghunjam liang senggama nikmat ibu berjilbab itu, Benny begitu semangatnya menyetubuhinya. “Mmmphh, aghhh…” tubuh Syafira bergetar menggeliat, bayangkan buah dadanya dihisap putingnya oleh Eko dan Iman seperti dua bayi besar kembar, dan di liang senggamanya batang kejantanan Benny menghunjam..

Syafira adalah seorang wanita alim cantik yang bekerja disebuah perusahaan ekspor impor. Wajahnya yang cantik selalu menarik para pria yang bekerja dikantornya, namun sebagai seorang wanita yang sudah bersuami dan mempunyai anak, ia mampu menjaga dirinya. Ia memakai jilbab lebar, selain memang ia merasa nyaman juga sebagai tanda bahwa ia tidak menyukai hubungan2 gelap seperti yang dilakukan para rekan sekantornya. Hal itu mengakibatkan banyak rekan kantornya yang semakin penasaran, dan justru bernafsu untuk merasakan jepitan memeknya.

Pada suatu hari, bosnya memerintahkannya untuk ikut meeting dengan staff yang lain yang semuanya pria. Ada Yanto sang atasan, Merry, Eko, Benny, dan Andy. Tanpa curiga, ibu muda yang cantik itu ikut, walaupun sebenarnya selama ini ia tidak pernah diminta untuk ikut rapat. Ternyata, saat ia sadar, mereka melaksanakan rapat di tempat karaoke. Alasannya selain bisa rapat, langsung bisa bersantai.

Didalam, Syafira pun dipesankan minuman cola yang entah kenapa, membuat badannya hangat dan agak pusing juga lemas. Ternyata mereka tidak langsung rapat, namun para pria justru menyanyi dahulu. Entah sudah berapa lagu yang mereka nyanyikan, sementara Syafira hanya duduk gelisah. Saat itu Yanto mendekat dan langsung menarik Syafira untuk ikut berjoget bersama para pria. Ibu muda berjilbab yang lemas itu tidak bisa menolak. Dan saat melantai itulah akhirnya lama-kelamaan mereka berani merapatkan badannya ke tubuh Syarifa yang montok dan menekan serta menggesek-gesek buah dadanya yang tertutupi jilbab dan baju longgar, yang lama-lama membuatnya terbakar dan menikmati permainan ini. Mereka bergantian menggesek-gesekkan tubuhnya ketubuh Syafira yang lemas.

“Mbak Syaff…, badanmu hot,” Yanto berbisik di telinganya sambil tangannya akhirnya tanpa malu-malu lagi menyusup kebalik jilbab lebar Syafira dan meremas buah dada montok ibu alim itu yang putingnya sudah semakin sensitif.

“Ahhh… jangaannn…” kata Syafira ketika tangan itu meremas dadanya semakin hot, tetapi tangannya tetap tidak melepaskan tangan itu. “Mmhhh…” Yanto akhirnya mengulum bibir indah muslimah taat itu dan menindih rapat-rapat tubuhnya di atas sofa. Syafira yang lemas mulai terangsang, ketika akhirnya jari-jari tangan Yanto menyibak rok panjang birunya dan bergerilya di dalam celana dalamnya menggelitik bibir kemaluannya yang sudah basah dan rasanya menebal itu, dan dengan liar akhirnya kelima cowok itu ikut mengerubuti tubuh montok wanita alim itu. akhirnya tahu-tahu tubuhnya sudah berbugil ria digeluti bersama oleh mereka, dengan membiarkan jilbab lebarnya terpakai, sementara ujungnya disampirkan kepundaknya. “jaaanggannhh…. Emmhh….” Syafira menjerit kecil saat Yanto pertama kali mulai  menusukkan batang kejantanannya ke liang kewanitaan Syafira. “eeehhmmm….enak banget memeknya cewek jilbab…” racau Yanto, sambil mulai menggenjot memek Ibu muda berjilbab itu. Syafira merintih dan mendesah antara sakit dan nikmat. Adi memasukkan batang kejantanannya ke mulut Syafira, Iman mengisap puting kiri susunya dan Eko mengisap puting susu kanannya, sedangkan Benny menggosok-gosokkan batang kejantanannya di wajahnya.

“uh! uh! uh! uh! uh! Kupompa memekmu, cewek aliiimmhh….” Racau Yanto sambil mempercepat pompaan kontolnya didalam memek syafira. “ah…ahh..ahh..Achhh…” Syafira mendapat orgasme pertama ketika Yanto sedang asyik-asyiknya menggenjot tubuhnya di atas tubuhnya, sedangkan batang kejantanan Adi yang hangat itu dengan serunya bermain di mulutnya. Cairan cinta Syafira terlihat meluber keluar sampai membasahi sofa.

“ayoooo cewek alim lonteeeee…” Yanto mengggeliat ketika memuntahkan maninya di dalam liang kemaluan Syafira, hangat dan terasa kental memenuhi liang kewanitaannya. Adi tambah semangat mengocok batang kejantanannya di mulut indah syafira. Terlihat air liur sayfira juga sudah banyak keluar, melicinkan kocokan kontol Adi. Setelah Yanto selesai, posisinya langsung diganti Benny yang sejak tadi hanya menggosok-gosokkan batang kejantanannya yang panjang besar di wajah cantik Syafira, langsung ditancapkan ke liang kewanitaannya yang hangat, sudah penuh dan licin dengan air mani Yanto. “EEEemmmhh…!!” kembali Syafira memekik tertahan.

SEMUA KARYA CIPTAAN INI HANYALAH FIKSI, DAN EDITAN DARI SEBUAH KARYA YANG BERJUDUL SAMA. TIDAK BERMAKSUD MENYUDUTKAN GOLONGAN TERTENTU, SEMATA-MATA HANYA ISENG DAN KARENA MENYUKAI SEMUA JENIS GADIS, JUGA YANG BERJILBAB. (PEN.)

“Crok.. crok.. crok..” bunyi batang kejantanan Benny menghunjam liang senggama nikmat ibu berjilbab itu, Benny begitu semangatnya menyetubuhinya. “Mmmphh, aghhh…” tubuh Syafira bergetar menggeliat, bayangkan buah dadanya dihisap putingnya oleh Eko dan Iman seperti dua bayi besar kembar, dan di liang senggamanya batang kejantanan Benny menghunjam dengan ganasnya, di mulutnya Adi akhirnya menyemprotkan maninya dengan deras dan langsung kuhisap kuat-kuat. “Aachhh…,” terasa hangat asin seperti kuah oyster masuk di tenggorokan Ibu alim yang cantik itu. Bersamaan dengan itu, Benny juga menyemprotkan air maninya di liang senggamanya. Multiorgasme.., Syafira sudah dapat tiga atau empat kali dan masih ada Iman dan Eko yang belum kebagian menyemprotkan cairan maninya.

Tubuh Adi dan Benny berkelonjotan dan akhirnya terhempas. Iman mengganti posisi Adi, batang kejantanannya yang bengkok ke atas terasa penuh di mulut Syafira. Eko menepis Benny dari atas tubuh montok ibu muda itu, dan untuk yang ketiga kalinya liang kemaluannya dimasuki orang ketiga dan ternyata milik Eko yang paling panjang dan besar, terasa masuknya mudah karena liang kemaluan Syafira telah penuh mani kedua orang terdahulu, tetapi terasa mantap dan nikmat batang kejantanan Eko menggesek liang kemaluannya yang sudah terasa panas dan makin tebal rasanya.

“Crok.. crok.. crok mmhhh…” bunyi genjotan batang kejantanan Eko seperti bunyi kocokan orang membuat kue terasa menjadi bunyi yang dominan di ruangan itu, bersahut-sahutan dengan lenguhan-lenguhan nikmat Syafira.

“Ayoohh mbak Syaaffhh… iseeepp yang kuaattt..” ternyata Iman tidak kuat dengan hisapan mulut Syafira, batang kejantanannya memuncratkan maninya di mulut ibu montok berjilbab itu yang sudah penuh oleh air mani dan liur. Terasa mani Iman lebih strong aromanya, lebih hangat, lebih kental dan lebih banyak memenuhi mulut dan tenggorokan Syafira.

“Achhh…” Eko juga menggeliat menyemburkan maninya di liang kewanitaan Syafira. Tubuh ibu alim itu terasa lemas tetapi bergetar kuat mengiringi muncratnya air mani Eko, rasanya Syafira sudah orgasme enam kali ketika akhirnya Eko tergelepar di samping tubuhnya.

Selesailah siang itu pertempuran besar Syafira lawan lima cowok-cowok di ruang karaoke yang walaupun ber-AC terasa panas dan mengucurkan keringatnya dan keringat mereka. Celakanya di kamar itu tidak ada kamar mandi, akhirnya Syafira hanya mengelap saja air mani ketiga lelaki yang memenuhi liang kewanitaannya dan menetes ke pahanya dengan BH dan celana dalamnya saja.

Setelah semuanya terdiam dengan kejadian itu, akhirnya beberapa puluh menit kemudian Syafira memakai BH, celana dalam, blous dan blazer serta rok yang tadinya bertebaran di lantai, mereka pun memakai kembali baju-baju dan celananya. Tapi saat hendak beranjak pergi, Adi dan Iman yang dari tadi belum merasakan memek Syafira terangsang melihat pantat ibu muda itu, memaksanya untuk menungging dan Adi serta Iman langsung menggilirnya tanpa melepas baju longgar serta jilbab besar Syafira. Mereka hanya menyingkapkan rok Syafira dan memelorotkan celana dalamnya, dan langsung menyodok memeknya. “eeemhhh….eemmmhhh….” Syafira yang sudah lemas kembali melenguh-lenguh dan akhirnya orgasme.

Jam 5 sore Syafira keluar dari karaoke itu, dan tadi Syafira masuk jam 1 siang, berarti sudah empat jam Syafira di dalam ruangan itu.. yah, artinya tadi ibu muda alim itu digilir lebih kurang 1,5 jam full.

Sesampainya di rumah suaminya belum pulang, dan cepat-cepat Syafira ke kamar mandi membereskan semuanya. Dan ternyata malamnya suaminya mengambil jatahnya juga, untung ibu muda alim itu sudah membersihkan badannya, walaupun komentar suaminya membuatnya deg-degan, mudah-mudahan ia tidak curiga.

“Say, punyamu kok rasanya hot banget, tebel..,” bisik suaminya di telinganya. “Terima kasih yaa.., enaakkk…” lanjut suaminya setelah ia menyemprotkan maninya dan tertidur pulas di sampingnya. Ia tidak tahu jadi orang keenam hari itu yang memuncratkan maninya untuknya. Tapi entah mengapa, Syafira tidak melaporkan perkosaan rekan kerjanya itu kepada siapapun. Mungkin karena ia juga merasa menikmatinya. Bahkan suatu hari, Syafira kembali diperkosa oleh rekan kerjanya di puncak,d engan kedok diklat khusus. Kembali ia melenguh-lenguh dan merintih2, orgasme berkali-kali disodok bergiliran oleh Yanto dan rekan2nnya yang lain.

TAMAT